Imanoel Karim Setia di PIDIE FC

Winger ofensif muda berbakat Pidie FC, Imanoel Karim berjanji akan setia membela klub kesayanganya Pidie FC hingga gantung sepatu. OMR yang baru berumur 25 tahun ini semula uring-uringan di Pidie Camp karena manajer Helb tak kunjung memasang dirinya di beberapa laga krusial melawan klub-klub tangguh di divisi 3:6. Selain itu banyaknya klub-klub asing yang meminati dirinya membuat pria dengan permainan ala Messi ini sempat berubah pikiran untuk berganti kostum musim depan.

Namun, petang kemarin, Karim buru-buru menggelar jumpa pers dan menyatakan kesetiaanya bertahan di Aceh Pidie hingga batas waktu yang tak ditentukan. Takut kehilangan bintang muda yang akan bersinar hingga beberapa musim mendatang, Manajer Helb dengan cekatan meminta pihak klub agar mengikat Karim dalam klausul kontrak khusus. Karim pun digaji 440,652 Milyar permusim sehingga klub-klub asing yang semula ingin mencomot Karim harus pergi dengan dongkol.

Rupanya kesetiaan Karim tidak hanya dimulut. Pembuktian pria dengan tinggi 173 ini jelas tersaji saat menyumbangkan 2 dari 4 gol yang dilesakkan dirinya dan rekan-rekanya ke gawang Jawara 3 kali, New Bozz petang kemarin.

New Bozz yang bertandang ke kandang Pidie FC, Pidie Camp, dibuat tak berdaya saat meladeni anak-anak asuhan Helb yang terbilang agresif mencuri bola dari kaki lawan. Baru berjalan 2 menit, gawang Bozz yang di kawal I. Lamaruna harus terkoyak oleh tendangan cepat Aris Budi Rumbiak, FC tunggal Pidie. 1-0.

Gol kilat ini membuat mental anak-anak Bozz langsung drop. Permainan setengah lapangan lagi-lagi tersaji di Pidie Camp, dimana OML asing Pidie FC, Hallfreðsson lebih sering mengendalikan bola untuk didistribusikan kepada Karim, L. Gumb dam Rumbiak yang tiada henti menggedor pertahanan BoZz hingga kalang kabut.

Menit ’18 sebuah tendangan jarak jauh terukur Hallfreðsson tanpa ampun masuk ke gawang Lamaruna yang hanya benggong melihat bola masuk tanpa permisi. 2-0 untuk Pidie FC.

2 gol dimenit ‘2 dan ’18 membuat anak-anak asuhan Crisponk semakin merana. Seperti tidak mengenal belas kasihan. Anak-anak Pidie FC terus menggempur gawang Bozz tiada henti. Sesekali kamera Pidie Tv menyoorot wajah Crisponk yang sudah memerah menahan marah melihat pasukanya jadi bulan-bulanan Pidie FC.

Pergerakan I. Karim juga tampak kinclong guna mengelabui defender-defender Bozz yang di komandoi Piturca. Helb memangs engaja memerintahkan Karim agar terus bergerak mengacaukan pertahanan Bozz. Hal ini berjalan sesuai rencana. Sebuah freekick Karim juga hampir saja membuat kiper Bozz menangkap angin. Namun untungnya bola lesakan Karim hanya mendarat beberapa inci dari tiang gawang, Lamaruna, kiper Bozz pun bisa bernafas lega, Manajer Crisponk mengurut-ngurut dada, fans Bozz bahkan ada yang sampai melempar Karim dengan botol aqua karena sering membuat mereka tegang selama babak pertama.

Setelah turun minum, lagi-lagi Karim melepaskan tendangan spesialisnya ke arah gawang Bozz. Fans Bozz semakin meradang. kali ini tidak hanya botal aqua yang nyaris mengenai jidat Karim, tapi juga uang receh, syal busuk fans Bozz dan barang-barang sampah tak jelas lain juga ikut melayang kearah Karim yang terus membuat degup jantung fans Bozz dag-dig-dug.

Rupanya Karim sangat marah kalau dirinya dilempar apa saja oleh fans Bozz. Karim berteriak memprotes ke arah wasit agar fans nakal Bozz menghentikan aksi gilanya. Karim tau betul cara membungkam mulut fans Bozz. Pada menit ’51, umpan pass OMC Pidie, L.Gumb mampu dimamfaatkan Karim untuk menambah pundi gol Pidie FC, 3-0 ! Karim melesakkan gol perdananya sekaligus membuat fans Bozz semakin geregetan. Fans Pidie membahana di Pidie Camp, membuat fans Bozz terdiam lesu menelan ludah.

Walaupun ingin membalas, tapi anak-anak Bozz tak kuasa saat berhadapan dengan defender-defender Pidie Fc yang kali ini tampil power full dalam menghalau bola.

Dimenit ’69 adalah puncak penampilan I. Karim yang didedikasikan buat segenap Pidie Camp. Menit ini, Karim seperti melayang saat melesakkan bola keduanya kearah gawang Lamaruna yang cuma terpaku melihat bola tendangan cantik Karim masuk tanpa basa-basi ke jalanya. 4-0 ! skor menutup perlawanan mantan jawara New Bozz sekaligus pengesahan Karim yang tetap setia di Pidie Camp.

“Malam ini anak-anak tampil begitu ganas. Saya senang melihat Karim, dia membuat fans senang dan bahagia. Meski MoM dipegang A. Rumbiak malam ini, tapi saya harus mengucapkan selamat buat semuanya. Goodjob. Kita harus menatap laga esok saat bertandang ke Gazzebo. Kami harus terus menang guna merapatkan posisi ke puncak. Kami harus jaga ritme ini agar terus menampilkan performa menanjak.” Kata Manajer Helb kepada Pidie TV | All Rights Reserved.

You might like

Halim El Bambi

About the Author: Halim El Bambi

Founder LOOKAGE.ID

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!