DARTI (Darwati & Sayuti), Magnet Aceh dari PNA

‘Disanderanya’ pucuk pimpinan PNA, Irwandi Yusuf di Jakarta sesungguhnya tidak berdampak signifikan bagi internal partai berlogo bulan bintang ini. Karena PNA tidak selalu identik dengan Irwandi Yusuf meski partai ini didirikan sendiri atas inisiatif El Capiten. Justru efek dengan tidak terbuktinya BW– panggilan populer Irwandi Yusuf dalam kalangan partai dan relawan– dalam kasus yang disangkakan KPK, membuat banyak pihak simpatik kepada Irwandi. Roda partai tetap bergerak, panji-panji terus berkibar, tak ada pengaruh atas penyanderaan itu.

Tgk Agam tidaklah sendiri di pucuk top elit partai. Disana ada juga beberapa sosok penting dalam deretan jajaran petinggi partai, mereka sebut saja Darwati A. Gani dan Sayuti Abubakar Peusangan.

Kedua sosok ini sejak kemunculan ‘the orengers’ sudah berkiprah membangun dan membesarkan partai.

PNA sudah identik sebagai partai ‘kumpulan orang-orang intelek dan bersosial tinggi’ ini memang sangat dikenal dalam tataran grasssroot sebagai partai yang dekat dengan kaum dhuafa. Mulai dari petingginya, kader sampai simpatisannya rerata adalah orang-orang sosial, peka terhadap permasalahan yang menimpa ummat.

Bahkan yang paling ‘ekstrim’ ada yang mengatakan dengan disanderanya Irwandi di Jakarta membuat anak yatim dan kaum dhuafa merana. Mereka kesusahan karena ‘ayah angkat bagi anak yatim dan fakir miskin itu’ dibungkam dan tak bisa lagi melanjutkan program-program mulia: mengurangi angka kemiskinan dengan membangun rumah layak huni dan peningkatan ekonomi rakyat kecil.

Saat ini, Darwati A. Gani yang notebene istri Irwandi bersama petinggi partai lainya seperti Samsul Bahri/Tiyong (Ketua Harian), Miswar Fuady (Sekjend), Sayuti Abubakar Peusangan (Ketua Mahkamah Partai), dan ketua-ketua lainya tetap terus melanjutkan ‘energi’ Irwandi Yusuf membangun dan menggerakkan partai tanpa batas.

Semua petinggi PNA ini bahu-membahu mengibarkan semangat sosial sang Ketum. Jajaran PNA dari DPP sampai DPK tak suruh dihantam badai. Panji partai terus berkibar. Tak ada kamus semangat ‘the orangers’ padam.

Darwati A. Gani maju ke DPRA dari Dapil Aceh Besar, Banda Aceh dan Sabang. Sayuti Abubakar Peusangan diharapkan partai melalui PKB maju ke Senayan demi menjaga marwah Aceh yang tertuang dalam UUPA.

Miswar Fuady, sang Sekjend yang setia jatuh bangun di DPP maju ke DPRA bersama Nurdin Ramli (petinggi PNA) lewat dapil Barsela Aceh. Demikian juga harapan bagi Sang Ketua Harian, Samsul Bahri diharapkan menduduki lagi DPRA dari Dapil 3 Bireuen. Juga semua caleg-caleg PNA baik target DPRA maupun DPRK semua diharapkan mampu menduduki kursi parlemen demi harapan kaum dhuafa.

Semua caleg PNA harus bahu-membahu demi satu tujuan, bukan sebaliknya saling menjatuhkan dan saling menjelekkan. Sebab harapan kaum dhuafa adalah mimpi sang Ketum. Jangan sampai asa mulia itu kandas. PNA adalah satu kesatuan. Titah sang Ketum: perjuangkan kaum dhuafa harus menjadi perjuangan ‘fisabilillah’, tak boleh padam meski raga teregam kezaliman ! | Halim El Bambi

You might like

Halim El Bambi

About the Author: Halim El Bambi

Founder LOOKAGE.ID

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!