Lukman, Pemuda Inspiratif dari Pidie

– Inisiator Lhok Kajhu English Center
– Relawan Bedah Rumah 1 Juta Kamera untuk Dhuafa

Perawakannya sedang. Ia lelaki yang sederhana dan tak banyak neko-neko.Cenderung pendiam tetapi bila diajak bicara masalah politik, lebih-lebih lagi bab sosial, ia bisa cakap berjam-jam. Ia sangat peduli masalah sosial kemasyarakatan dan pendidikan.

Banyak ide-ide cemerlang muncul darinya. Misalnya ide menggelar kegiatan belajar mengajar bahasa Inggris bagi anak-anak yatim piatu dan fakir miskin di kampungnya, Lhok Kajhu, Kecamatan Indrajaya, Pidie. Ia menyebut belajar-mengajar bahasa Inggris itu dengan ‘Lhok Kajhu English Center’ (LEC).

Setiap akhir pekan, dihalaman rumahnya ia biasa menggelar terpal yang biasa untuk menjemur padi buat menggelar belajar bahasa Inggris secara sukarela.

Murid-muridnya ia ajak dari lingkungan Gampong Lhok Kajhu. Tidak sebatas anak yatim dan fakir miskin, Lukman juga mengajak tanpa paksaan siapa saja yang mau belajar dan semuanya gratis.

Awalnya, semua biaya proses belajar mengajar LEC ia rogoh dari koceknya sendiri, misalnya buat beli kapur tulis, air mineral gelas sampai kue ringan yang dibagi sama rata. Namun, setelah kegiatanya diekspose oleh facebook Milah Yabmob, LEC yang diinisiasi Lukman menjadi viral di media sosial. Sumbangan datang dari para dermawan yang diterima langsung Lukman untuk segala kegiatan sosial LEC.

Lukman, sarjana pendidikan ini adalah sosok pemuda sederhana yang memiliki cita-cita mulia. Ia tak hanya sibuk sebagai tenaga kontrak di Dinas Sosial Kabupaten Pidie, Lukman juga terlibat dalam berbagai aktivitas aksi sosial. Misalnya ia menjadi relawan Inisiator 1 Juta Kamera untuk Dhuafa yang diinisiasi oleh Milah Yabmob untuk membangun rumah dhuafa secara swadaya yang dananya digalang dari berbagai pihak.

Salah satu rumah yang telah dibangun dari sumbangan Irwandi Yusuf melalui Milah Yabmob malah dari hasil survey Lukman sendiri yang kebetulan berada di Gampong Lhok Kajhu. Kini rumah Munir, yatim piatu sebatangkara itu telah selesai dibangun tahun lalu dan sekarang sudah ditempati dengan suka cita oleh Munir, yang notebene anak didiknya di LEC.

Milah Yabmob bersama Teuku Jafar saat pertama sekali meninjau rumah Munir



Milah Yabmob saat sedang membangun rumah dhuafa yang direkomendasi Lukman. 

Lukman termasuk pria yang cepat tersentuh. Saat membawa Tim Bedah Rumah Milah Yabmob ke rumah Munir pada 2017 lalu, ia menangis sambil memberikan berbagai informasi terkait kondisi Munir. Hatinya cepat terenyuh. Ia pria yang sangat ikhlas berbuat dan berbakti bagi kepentingan bangsa.

Halaman rumah disulap menjadi ‘ruang belajar’

Lukman adalah Inisiator atau pendiri Lhok Kajhu English Centre, sebuah Yayasan yang ia dedikasikan untuk memberi pendidikan secara gratis kepada anak-anak gampong, baik yang mampu lebih-lebh lagi bagi anak miskin putus sekolah.

ia mengajak beberapa koleganya yang pintar berbahasa Inggris untuk menjadi mentor bagi anak-anak gampong.

Berbagai pendidikan bahasa Inggris ia ajarkan kepada anak-anak gampong yang tampak ceria selama proses belajar diruang terbuka.

Halaman rumah Lukman disulap menjadi arena bermain dan belajar. Apalagi pada saat bulan ramadhan saat ini, tensi belajar out-door kursus bahasa Inggris dan agama semakin ia godok dengan tensi maksimal.

Tak kurang 50 anak-anak kurang mampu dari gampong setempat telah mengecap belajar di Lhok Kajhu English Centre miliknya.

Kegiatan belajar dilakukan setiap akhir pekan, khususnya hari minggu. Bila tiba bulan ramadhan, tiap kelas dijadwal tiga kali pertemuan dalam seminggu hingga penghujung Ramadan.

Tujuh orang guru ia ajak untuk memberi pendidikan bagi anak anak tingkat sekolah dasar (SD), menengah pertama (SMP) dan menengah atas (SMA).

“Inisiatif saya ini hanya sederhana saja. Semua kita lakukan untuk memberikan quality time kepada anak-anak selama bulan ramadhan. Selain mendapat ilmu dunia mereka juga dapat ilmu akhirat selama proses belajar ini,” katanya kepada Halim El Bambi dari LOOK AGE Membaca Zaman.

Lukman adalah alumni bahasa Inggris Universitas Muhammadiyah Banda Aceh. Cita-cita Lukman dalam hidup ini hanya satu; ia ingin kehadirannya didunia bermamfaat bagi orang lain.

Karena dedikasinya tanpa pamrih ini, Lukman diganjar Piagam oleh KNP Pidie sebagai ‘Pemuda Inspiratif’ (The Youth Inspiring) karena aktivitasnya membangun Pidie melalui pendidikan. Ia juga mendapat apresiasi dari Wakil Bupati Pidie Fadhlullah atas kegiatanya di LEC. | Milah Yabmob/Halim El Bambi | All Rights Reserved.

You might like

Halim El Bambi

About the Author: Halim El Bambi

Founder LOOKAGE.ID

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!