Ibu Iin, Perempuan Pemanjat Kelapa dari Sawahlunto, Sumatera Barat

Siapapun presiden di RI ini, tak mengubah nasib ibu paruh baya ini untuk hidup sejahtera dan bahagia. Negara seakan-akan tak hadir ditengah-tengah rakyat kecil dan mengubah nasib mereka kearah yang lebih baik.
Berangkat dari rumahnya yang reot, ini pun dikasih tinggal sementara oleh pemilik tanah yang iba melihatnya, Ibu Iin (45 thn), asal Desa Talawi Mudiak, Sawahlunto, Sumatera Barat ini harus melakoni hidupnya sejak pagi sampai sore secara terpaksa menjadi pemanjat kelapa.
Ia diupah memanjat kelapa oleh pemilik kebun yang kelapanya sudah bisa dipanen. Dengan cekatan ia memanjat pohon-pohon menjulang itu bak seorang lelaki saja.
Terkadang ia bergelantungan dipucuk pohon kelapa itu dimana orang-orang yang menontonya seakan khawatir ia akan terhempas jatuh kebawah, lalu bagaimana dengan anak-anaknya yang maish kecil dirmah.
Demi memenuhi kebutuhan hidupnya, Ibu Iin terkadang terpaksa memanjat pohon kelapa 20 sampai 40 batang per harinya.
Dari jerih payah itu, ia diupah 3 butir per pohon. Bila pemilik sekalian mau membersihkan kelapanya, Ibu Iin mendapat ubah tambahan Rp. 15 ribu per pohon. Namun resikonya tetap tinggi.
Ibu Iin menjadi satu-satunya perempuan di desa ini yang terkenal sanggup memanjat pohon kelapa.

Pemerintah disini, hendaknya tidak membiarkan Ibu Iin menjadi icon perempuan pemanjat kelapa karena ia melakukannya bukan untuk atraksi atau akrobat dan ditonton banyak orang. Ia melakoni pekerjaan ini (bukan profesi yang diinginkan) karena keterpaksaan demi menghidupi anak-anaknya. Belum ada informasi kemana suaminya.

Mungkin masih banyak Ibu Iin-Ibu Iin lainya di nusantara ini yang melakoni pekerjaannya karena terpaksa. Ibu Iin dari Sawahlunto ini menjadi ironi bagi Indonesia yang terkenal kaya akan sumber daya alam tetapi hanya dinikmati oleh segelintir pengusaha rakus bin tamak, para penguasa yang memperkaya diri. Mereka seakan hadir hanya untuk memperkaya diri dan kroni-kroninya saja. Sementara rakyat kecil seperti Ibu Iin dibiarkan begitu saja dan bukan menjadi ironi bagi bangsa ini.| Halim El Bambi | LOOKAGE.ID

You might like

Halim El Bambi

About the Author: Halim El Bambi

Founder LOOKAGE.ID

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!