CEO RENOV: Pemerintah Mesti Bijak Sikapi Dunia Usaha Online

– Terkait Pembatasan Akses Medsos:

LOOKAGE – BANDA ACEH | Kebijakan pemerintah yang melakukan pembatasan akses media sosial (medsos) berdampak pada pelaku bisnis interior di Aceh. Ada yang mengaku mengalami penurunan pesanan namun ada juga yang tidak terpengaruh dengan pembatasan itu. Bagi yang belum berdampak, bukan berarti mereka sepakat atas kebijakan pembatasan itu.

Renov, sebuah CV Renovasi dan Inspirasi dari Banda Aceh mengaku belum mendapat dampak dari kebijakan pemerintah membatasi penggunaan media sosial, seperti yang selama ini terjadi, baik pra Pilpres maupun setelahnya. Namun pihaknya juga tak sependapat pemerintah buru-buru secara sepihak melakukan pembatasan akses medsos karena dampaknya kepada dunia usaha bisa sangat terasa.

“Meski kami masih fokus memasarkan produk melalui mulut ke mulut, call by call, jaringan teman atau partner, tapi bukan berarti kita pro kebijakan itu. Kita hanya belum memaksimalkan penggunaan media sosial untuk pemasaran, mungkin kedepan kita akan maksimalkan dengan mengandeng Helb Studio sebagai marketer skill Renov. Nah, ketika kita akan fokus di dunia medsos ini, tentu kebijakan pembatasan medsos itu akan kita rasakan.” ujar Fajar Haribowo, CEO CV. Aceh Gemilang yang menjalankan usaha dagang bernama Renov, di Banda Aceh, Kamis (4/7).

Menurut pria Aceh Utara yang sudah malang melintang didunia usaha furniture, pesanan pemasangan interior maupun pembuatan furniture selama ini promosinya mengandalkan telepon konvensional dan jaringan pelanggan itu sendiri.

“Alhamdulillah banyak pelanggan Renov yang sangat puas dengan produk dan layanan kami sehingga atas kepuasan itu mereka secara mulut ke mulut menceritakannya ke orang lain dan begitu seterusnya.” papar mantan aktivis 1998 yang sudah 13 tahun lebih mengegeluti usaha furniture.

Terkait pembatasan pengunanan akses media sosial, Fajar berharap agar pemerintah lebih arif dan bijaksana dalam mengeluarkan kebijakan atau regulasi-regulasi yang lebih pro rakyat atau pro dunia usaha online sehingga pengusaha atau dunia bisnis online kedepan tidak terkendala akibat pembatasan ini.

“kita pahami bersama bahwa ledakan teknologi tak bisa dibendung. Semua serba online. Bisnis tidak bisa juga jalan apabila sisi pemasaran secara online terhambat karena pembatasan media sosial. Hendaknya pemerintah lebih bijak agar tidak mematikan usaha-usaha masyarakat.” pintanya.

Perusahaan bernama Renov yang ia kelola kini terus berkembang pesat. Renov fokus pada pengerjaan renovasi interior dan eksterior secara dengan mengedepankan kualitas tinggi di kota Banda Aceh dan sejumlah kota-kota lainya di Aceh.

“Kami selalu mengedepankan kualitas dan kepuasan pelanggan, sebab dengan menjaga kualitas dengans sendirinya pelanggan puas dan karena puas itu mereka pun tak segan mempromosikan Renov. Kedepan kita lebih menggenjot pemasaran via medsos, mohon doanya.” tutup Fajar Haribowo. | LookAge​ | Helb Studio

You might like

Halim El Bambi

About the Author: Halim El Bambi

Founder LOOKAGE.ID

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!